15 March, 2013

Iklan anti-Islam muncul di San Fransisco...

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANSISCO--Iklan anti-Islam beredar di jalan raya San Fransisco. Kemunculan iklan itu menimbulkan ketidakpuasan hati banyak pihak. Jaksa San Fransisco, George Gascon menilai iklan itu hanya bertujuan merendahkan Muslim dan keturunan Arab yang menjadi sebahagian kota ini. "Ini hanya mencetus kebencian dan perpecahan di negara ini," katanya seperti dikutip San Fransisco Chronicle, Kamis (14/3).


Iklan yang muncul di bas tersebut menampilkan gambar-gambar pemimpin al-Qaeda, Osama bin Laden dan korban penembakan massal Fort Hood. Di bawahnya terdapat tulisan yang menyebut "Membunuh orang Yahudi adalah ibadah yang membawa kita lebih dekat dengan Allah". Pengarah Eksekutif, Hak Asasi Manusia (HAM) San Fransisco, Theresa Sparks menyatakan bahawa iklan tersebut tidak langsung memikirkan psikologi yang dialami anak-anak muda, anak-anak keturunan Arab dan umat Islam yang menaiki bas itu. "Cuba diselami perasaan mereka, keluarga mereka," katanya. Pemantau Media Awam, David Ciu mengatakan pihak Dewan Kota boleh menghukum mereka kerana bersikap rasis dan islamofobia. "Kami akan terus memantau iklan seperti ini dan akan membuat kajian untuk mencari jalan penyelesaian" katanya Pengarah Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) San Fransisco, Zahra Billo mengatakan selama bertahun-tahun masyarakat San Fransisco menjaga hubungan yang baik dengan umat Islam. "Iklan seperti belum pernah terdapat di sini. Ini hanya merosak hubungan antara umat beragama. Satu hal yang kita terus bangun," katanya. CAIR sendiri telah melakukan kempen damai dengan membuat bantahan terhadap iklan tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan aktiviti kempen My Jihad. Banyak kalangan menilai, iklan ini meniru dengan apa yang dilakukan aktivi anti-Islam, Pamela Geller di stesen kereta api bawah tanah New York. Iklan itu juga mendapat reaksi negatif daripada warga New York.

 
Islamofobia merata-rata...

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...